‏إظهار الرسائل ذات التسميات dari tokoh. إظهار كافة الرسائل
‏إظهار الرسائل ذات التسميات dari tokoh. إظهار كافة الرسائل

الأحد، 27 يناير 2013

Ketidakberdayaan = Sukses

Berbahagialah jika hidup kalian terlalu menyedihkan, terlalu menyakitkan (menurut kalian)
Karna asal kalian tahu, tak ada satupun orang di bumi ini yang sukses gara-gara kesenangan, keberlimpahan (yang kadang semuanya itu bikin kita terlena, betul tidak??? )

Kayak kisah yang satu ini...
Simak sampai akhir yaaa..

ini kisah dari andriewongso.com

Berharap ingin meningkatkan kemampuan putranya dalam bermain piano, seorang ibu mengajak putranya ke sebuah konser maestro piano ternama, Paderewski. Setelah mereka duduk, si ibu melihat seorang temannya di antara penonton dan bangkit dari tempat duduknya untuk menyapa temannya itu. Melihat kesempatan bagus untuk menyelidiki rasa penasarannya akan gedung konser itu, si anak juga berdiri dan mulai berjalan keluar menuju sebuah pintu bertanda, “Dilarang Masuk!”

Waktu lampu-lampu di dalam gedung mulai dipadamkan dan konser akan segera dimulai, si ibu kembali ke tempat duduknya dan mulai menyadari kalau putranya menghilang. Tiba-tiba, tirai panggung terbuka dan lampu sorot diarahkan ke panggung yang megah. Si ibu kaget bukan kepalang begitu melihat putra kecilnya tengah duduk di depan piano, dan dengan tenangnya memainkan musik “Twinkle, Twinkle Little Star”.
 
Pada saat itu, sang maestro mulai keluar panggung, dan cepat melangkah menuju piano lalu berbisik di telinga anak kecil itu. “Jangan berhenti. Tetaplah bermain.” Lalu, dengan mencondongkan badannya ke depan, Paderewski menjulurkan tangan kirinya dan mulai memainkan nada bass. Segera tangan kanannya terjulur ke sisi lain anak kecil itu dan menambahkan nada obbligato (nada-nada panjang yang mengiringi melodi). Bersama-sama, sang maestro dan pemain pemula itu mengubah situasi yang kacau-balau menjadi pengalaman kreatif yang memikat. Dan para penonton tampak terpesona.

Apa pun situasi yang kita hadapi dalam hidup ini, betapa menyakitkan dan menyedihkan keadaan itu, Sang Maha Kuasa akan selalu menyertai dan berbisik dalam jiwa kita, “Jangan berhenti, tetaplah bermain.”

الثلاثاء، 1 يناير 2013

Makna Pahlawan Oleh Salim A Fillah

Seorang pedagang kecil ambil tabungan haji, sediakan kebutuhan pengungsi Merapi.

Kupeluk berkaca-kaca, "Kau mabrur sebelum berhaji!"



Sebuah rumah sederhana berkamar 3 tampung 100 pengungsi Merapi.

Kusalami haru, "Istana surgamu pasti megah sekali!"



Sebuah rencana walimah, anggaran & berasnya dialihkan ke barak Merapi.

Kusembahkan jemari di dada, "Kalian pengantin surga!"

 

Seorang penjual gudheg, sedekahkan dagangan sepekan untuk Merapi.

Kuselamati, "Butir nasi & serpih nangka bertasbih untukmu!"



Juru masak hotel berbintang ambil cuti 3 pekan, layani dapur umum Merapi.

Kutakjubi, "Harum aroma masakanmu sampai ke surga!"

 

Tukang pijat & tukang cukur hibahkan keahlian, keliling barak-barak.

Kugeleng-geleng, "Kebermanfaatan surgawi sungguh buat iri!"



Para dokter tinggalkan ruang nyaman ber-AC & keberlimpahan untuk berdebu-debu,

kusenyumkan syukur terbaik, "Jazakumullah"

 

Seorang dokter hewan keliling evakuasi ternak, suntikkan nutrisi tuk sapi-sapi.

Kutundukkan kepala, "Kebergunaan nan memukau!"



Pemulia insan nan tak gentar abu & gemuruh api, yang terus berjuang temukan warga,

hidup maupun mati. Speechless tuk kalian!



Pemuda-pemudi yang kembalikan dirinya jadi kanak-kanak,

bermain bersama bocah-bocah pengungsi.

Kalian lebih hebat dari Batman!



Dai-dai nan menguatkan hati; sedia mendengar tanpa banyak menasehati, kehadirannya di barak mencahayai.

Allah bersama kalian!



--------------------------------------------------------------

Subhanallah...........

Sumber gambar : Google

يتم التشغيل بواسطة Blogger.
< bba99f>